Daya · Critical Power & W′

Kalkulator Critical Power (CP & W′)

Critical Power (CP) adalah asimtot kurva daya–durasi, daya tertinggi yang bisa Anda tahan hampir tanpa batas. Dari dua upaya maksimal, CP = (P1·t1 − P2·t2) ÷ (t1 − t2) dan W′ = (P1 − CP)·t1. Upaya 300 W selama 3 menit dan 250 W selama 10 menit memberi CP ≈ 229 W dan W′ ≈ 12.9 kJ.

Ditinjau oleh Coach SvenMetodologi

Angka-angkamu

Semuanya dihitung seketika di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.

Critical Power

229W

W′ (kerja anaerobik)

12.9kJ

12857 J

ZonaRentangApa yang dilatih
Z2

Daya Tahan

≤ 183 W

Z3

Tempo

183–206 W

Z4

Ambang (CP)

206–229 W

Z5

Penyadapan VO₂ / W′

229–274 W

Z6

Anaerobik

≥ 274 W

Z2 · Daya Tahan. Basis aerobik di bawah CP. Ringan, RPE 3–4.

Z3 · Tempo. Kerja stabil sub-ambang. Berat tapi nyaman, RPE 5–6.

Z4 · Ambang (CP). Tepat di critical power, kondisi metabolik stabil maksimal. Berat, RPE 7–8.

Z5 · Penyadapan VO₂ / W′. Di atas CP, tiap detik menguras baterai W′-mu. Sangat berat, RPE 9.

Z6 · Anaerobik. Penghabisan W′ besar; usaha maksimal pendek. Maksimal, RPE 10.

  • Critical Power adalah asimtot kurva daya–durasi: daya tertinggi yang (secara teori) bisa kamu pertahankan tanpa batas. W′ adalah jumlah kerja tetap yang tersedia di atas CP, 'baterai' anaerobikmu.
  • CP dua-parameter membutuhkan dua usaha maksimal dengan durasi yang jelas berbeda (misalnya 3 menit dan 12 menit). Usaha yang terlalu dekat durasinya memberi perkiraan yang tidak stabil.
  • CP biasanya berada dalam beberapa persen dari FTP, tetapi menambahkan W′, yang memodelkan berapa lama kamu bisa bertahan di atas ambang.

PDF berisi hasil personalmu, plus kode QR untuk membukanya kembali kapan saja.

Model critical-power dua-parameter

Dalam model Monod dan Scherrer tahun 1965, total kerja dalam upaya maksimal adalah garis lurus terhadap durasi: kerja = CP·t + W′. Daya terhadap durasi lalu menjadi hiperbola dengan Critical Power sebagai asimtotnya.

Dari dua upaya, CP = (P1·t1 − P2·t2) ÷ (t1 − t2) dan W′ = (P1 − CP)·t1, dalam watt dan kilojoule.

Apa arti W′, baterai anaerobik

W′ (W-prime) adalah kerja terbatas yang bisa Anda lakukan di atas CP sebelum kelelahan, biasanya 10–30 kJ pada pesepeda terlatih. Waktu di atas CP mengurasnya, waktu di bawahnya mengisi ulang. Itulah sebabnya 120% CP bertahan beberapa menit, bukan satu jam.

Mengetesnya dengan benar

Pakai dua upaya maksimal dengan durasi jelas berbeda, sekitar 3 dan 10–12 menit, dalam keadaan pulih penuh. Atur pace merata dan tuntaskan sampai habis. Upaya pendek yang ditahan melebih-lebihkan CP dan meruntuhkan W′.

Critical Power vs FTP

CP dan FTP biasanya cocok dalam beberapa persen. CP menambahkan W′, jadi ia juga memprediksi waktu di atas ambang.

Contoh perhitungan

300 W selama 3 menit (180 s) dan 250 W selama 10 menit (600 s):

Total kerja, upaya 1300 × 180 = 54,000 J
Total kerja, upaya 2250 × 600 = 150,000 J
Critical Power(54,000 − 150,000) ÷ (180 − 600) ≈ 229 W
Baterai anaerobik W′(300 − 229) × 180 ≈ 12.9 kJ

CP sekitar 229 W adalah batas atasnya. W′ 12.9 kJ memberi bahan bakar upaya di atasnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa perbedaan antara critical power dan FTP?

Critical power dan FTP menandai batas yang sama dan biasanya cocok dalam beberapa persen. FTP adalah satu angka dari satu tes. Critical power berasal dari dua upaya dan menambahkan W′, jadi ia juga memodelkan waktu di atas ambang.

Apa itu W′ (W-prime)?

W′ adalah kerja tetap, dalam joule, yang bisa Anda lakukan di atas critical power sebelum kelelahan, biasanya 10–30 kJ pada pesepeda terlatih. Ia terkuras di atas CP dan terisi ulang di bawahnya, jadi lonjakan berulang akhirnya mengosongkannya.

Bagaimana saya mengetes critical power saya?

Tes critical power dengan dua upaya maksimal ber-pace merata dengan durasi berbeda, misalnya 3 dan 10–12 menit, dalam keadaan pulih penuh. Kalkulator menyelesaikan CP = (P1·t1 − P2·t2) ÷ (t1 − t2) dan W′ = (P1 − CP)·t1.

Mengapa kedua upaya perlu durasi berbeda?

Model mencocokkan garis melalui dua titik pada plot kerja–durasi. Upaya yang terlalu dekat panjangnya hampir tumpang tindih, jadi CP (kemiringan) dan W′ (intersep) menjadi tidak stabil. Satu upaya pendek dan satu panjang memberi hasil yang stabil.

Bisakah pelari menggunakan critical power?

Ya. Power meter lari seperti Stryd melaporkan critical power lari dengan matematika yang sama. Daya lari dan daya bersepeda tidak dapat dipertukarkan, karena daya lari mencakup gerak vertikal dan bentuk lari.

Sumber

  • Monod & Scherrer (1965). “The work capacity of a synergic muscular group.” Ergonomics 8(3):329–338, the critical-power / W′ two-parameter model.
  • Jones, Vanhatalo et al. (2010). “Critical power: implications for determination of V̇O₂max and exercise tolerance.” Med Sci Sports Exerc 42(10):1876–1890.
  • Allen, Coggan & McGregor, Training and Racing with a Power Meter. 3rd ed. (2019). Definition of Functional Threshold Power and the seven-zone power model.

Dari zona ke rencana

Ubah zonamu jadi rencana harian

Coach Kalle adalah pelatih AI daya tahan dan kekuatan yang mengubah zonamu jadi latihan harian dan menyesuaikan seiring waktu.

Berlatih dengan Coach Kalle →