Referensi · berlatih berdasarkan perasaan

Skala RPE: Berlatih Tanpa Perangkat

Rate of Perceived Exertion (RPE) memungkinkanmu mengukur intensitas berdasarkan perasaan. Dua skala umum digunakan: Borg 6–20 yang asli (kira-kira melacak detak jantung ×10) dan skala CR10 dari 0–10. Petakan ke zona seperti ini: CR10 3–4 (Borg 10–12) adalah Zona 2 ringan; CR10 7–8 (Borg 15–16) adalah Zona 4 ambang.

5 ZonaCR10Borg 6–20Bagaimana rasanyaPolarized
Z1 · Pemulihan1–26–9Sangat ringan; bisa mengobrol penuhZona 1 (ringan)
Z2 · Daya Tahan3–410–12Ringan; bisa bicara dalam kalimatZona 1 (ringan)
Z3 · Tempo5–613–14Sedang; kalimat pendekZona 2 (abu-abu)
Z4 · Ambang7–815–16Berat; beberapa kata sajaZona 3 (berat)
Z5 · VO₂max+9–1017–20Sangat berat hingga maksimal; tidak bisa bicaraZona 3 (berat)

Borg 6–20 vs CR10

Skala RPE asli Gunnar Borg berjalan dari 6 hingga 20 karena dirancang agar mengalikannya dengan sepuluh kira-kira mendekati detak jantung dalam denyut per menit untuk orang dewasa sehat (mis. RPE 13 ≈ 130 bpm). Skala category-ratio CR10 yang lebih baru berjalan 0–10 dan lebih intuitif untuk sensasi non-linier seperti sesak napas dan rasa terbakar otot. Keduanya tervalidasi dan banyak digunakan.

Mengapa RPE tetap penting meski punya perangkat

Detak jantung tertinggal dari usaha dan naik perlahan saat panas; daya dan pace tidak menangkap seberapa lelah kamu hari ini. RPE mengisi celah itu. Latihan kekuatan dan CrossFit tidak memiliki patokan detak jantung sama sekali, jadi RPE (dan velocity-based training) adalah pengukur intensitas utama. Gunakan skala di atas untuk menerjemahkan setiap sesi ke model zona yang sudah kamu pakai berlatih.