Cara kerjanya
Habiskan banyak waktu tepat di batas tempat laktat mulai menumpuk (LT2) tanpa melewatinya. Dijaga terkendali, intensitas ini mendorong adaptasi aerobik yang kuat dan tetap bisa diulang. Tetap tepat di bawah garis.
Sentuhan double-threshold Norwegian
Dipelopori Marius Bakken dan dipopulerkan Jakob Ingebrigtsen serta para triatlet Norwegia, metode ini menjalankan dua sesi sub-threshold dalam sehari. Laktat darah diukur di antara interval agar tiap repetisi tetap tepat di bawah LT2, sehingga atlet mengumpulkan volume kerja berkualitas mingguan yang sangat tinggi.
Cara menerapkannya
Kebanyakan amatir tidak bisa melakukannya secara harfiah. Ini butuh alat ukur laktat dan pemulihan untuk volume besar. Pinjam prinsipnya: lari interval threshold pada pace yang nyaris bisa Anda pertahankan satu jam, jangan dorong lebih keras, dan jaga sisa minggu tetap ringan.
FAQ
Apa itu ambang laktat (LT2)?
LT2 adalah intensitas di atasnya laktat darah naik lebih cepat daripada kemampuan tubuh Anda membersihkannya. Posisinya dekat dengan usaha stabil terberat yang bisa Anda pertahankan sekitar satu jam, dan menjadi patokan latihan threshold.
Apakah saya butuh alat ukur laktat untuk berlatih dengan cara ini?
Untuk mengikuti metode Norwegia secara harfiah, ya, karena tiap repetisi harus tetap tepat di bawah LT2. Tanpa alat ukur laktat, perkirakan zonanya dengan detak jantung atau pace dan targetkan usaha yang terkendali, berat tapi nyaman.
Apakah latihan double-threshold tepat untuk pemula?
Latihan double-threshold bukan untuk pemula. Dua sesi berkualitas dalam sehari menuntut kebugaran tinggi, asupan yang cermat, dan pemulihan nyata. Pemula lebih banyak dapat manfaat dari satu sesi threshold terkendali per minggu plus lari ringan.

